Pengertian, Ciri-ciri, dan Struktur Teks Negosiasi

Pengertian, Ciri-ciri, dan Struktur Teks Negosiasi

Comunitagiovanile – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) negosiasi adalah proses tawar menawar yang dilakukan dengan jalan berdiskusi atau mufakat untuk mencapai suatu kesepakatan atau jalan keluar bersama antara kedua belah pihak baik itu pribadi, kelompok atau organisa. Dalam kehidupan sehari-hari, proses negosiasi merupakan hal yang umum dilakukan.

Kedua belah pihak yang terlibat dalam sebuah negosiasi pastinya memiliki hak dan kewajiban terhadap hasil yang akan disepakati nantinya. Hasil akhir dari negosiasi tersebut harus terdapat persetujuan dari semua pihak dengan kesepakatan bersama.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

1. Memiliki partisipan, contohnya pihak menyampaikan pengajuan dengan pihak yang melakukan penawaran.
2. Terdapat kepentingan yang berbeda dari pihak yang terlibat
3. Berisi pengajuan dan penawaran dari pihak yang memiliki kepentingan berbeda
4. Adanya kesepakatan yang dapat disetujui oleh semua pihak sebagai hasil negosiasi
5. Terdapat ungkapan yang bersifat persuasif atau membujuk
6. Memprioritaskan kepentingan bersama
7. Mengarah kepada tujuan praktis
8. Merupakan sarana untuk mencari penyelesaian
9. Menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan
10. Negosiasi nantinya akan menghasilkan sebuah kesepakatan bersama

Struktur Teks Negosiasi

Dalam buku yang disusun oleh Tim Kemdikbud pada tahun 2017, struktur teks ini terdiri dari tiga yaitu orientasi, isi (pengajuan, penawaran), dan persetujuan. Adapun penjelasannya secara lengkap akan diuraikan berikut ini.

1. Orientasi adalah pembukaan yang akan memulai proses pengajuan dan permintaan.
2. Isi terdiri dari tiga yaitu a) Permintaan atau biasa disebut dengan pengajuan yang mencoba untuk mendapatkan kepentingan yang diinginkan dari penawar. b) Penawaran yang berarti mencoba memberikan balasan setimpal dari kepentingan yang akan diajukan. c) Pemenuhan merupakan langkah yang diambil untuk mencoba menghindari kesenjangan antara permintaan dan penwaran.
3. Persetujuan adalah konklusi sekaligus solusi yang tercipta dari hasil negosiasi termask didalamnya mengenai pembelian (jika negosiasi yang dilakukan adalah mengenai transaksi jual beli) atau penutup kesepakatan formal berupa memorandum atau perjanjian kesepakatan hasil dari negosiasi.

Pola Penyajian dalam Teks Negosasi

Ada tiga pola penyajian yang terdapat dalam teks ini. Tiga pola tersebut adalah sebagai berikut.

1. Pola Dialog. Penyajian teks alam pola ini diwujudkan dalam bentuk dialog menggunakan kalimat langsung
2. Pola Narasi. Pola ini menyajikan teks dengan gabungan narasi dan dialog kalimat langsung
3. Pola Negosiasi. Pola ini disajikan melalui surat, seperti surat lamaran pekerjaan atau surat yang ditujukan untuk perusahaan

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Kaidah kebahasaan adalah jenis kata, kalimat atau satuan lingual yang sering muncul dalam suatu jenis teks.

1. Menggunakan kalimat tanya, berita dan perintah yang hampir berimbang. Hal tersebut terkai dengan bentuk negosiasi yang berpa percakapan sehari-hari sehingga ketiga jenis kalimat tersebut mungkin muncul secara bergantian.
2. Ada banyak kalimat yang digunakan untuk menyatakan sebuah keinginanan. Hal ini banyak terkait dengan fungsi negosiasi yaitu untuk menyatakan kepentingan dan mengompromikannya dengan lawan bicara. Oleh karena itu akan banyak kalimat yang menyatakan maksud tersebut.
3. Menggunakan kaimat bersyarat yakni kalmat yang ditandai dengan kata-kata seandainya, apabila, jika. Hal tersebut terkait dengan sejumlah syarat yang diajukan masing-masing pihak dalam rangkaian negosiasi kepentingan masing-masing.
4. Banyak menggunakan konjungsi penyebab seperti kata sebab, karenanya, akibatnya, oleh karena itu.

Nah itulah beberapa informasi terkait dengan Teks Negosiasi. Jadi sekarang Anda bisa mengetahui kata apa yang tepat digunakan untuk melakukan negosiasi. Tetap semangat dalam belajar yah, semoga bermanfaat.

Referensi:

Wartapoin.com